Wah, ternyata ini perbedaan hepatitis akut dan kronis

Wah, ternyata ini perbedaan hepatitis akut dan kronis. Banyak yang mengirah semua hepatitis adalah penyakit hati yang sama, padahal tiap jenisnya berbeda dan memiliki daya tular dan daya pengobatan yang berbeda pula. Di Indonesia berkembang 3 jenis hepatitis yakni hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C yang disebabkan oleh virus. Apakah perbedaannya ?

Menurut Prof.dr.H. Ali Sulaiman Ph.D, SpPD, KGEH

Hepatitis A, B, dan C sebenarnya adalah family daripada virus hepatitis itu dan semua ini dikatakan virus hepatitis karena dia begitu masuk didalam tubuh dia langsung mencari hati. Dia sebagai tempat tinggalnya untuk berkembangbiak sampai misalnya masa inkubasinya kemudian baru timbul gejala – gejala yang mencolok yaitu sgpt nya meninggi, kadang – kadang mata menjadi kuning. Nah yang hepatitis B dan hepatitis C ini tidak ada gejalanya itu ya jeleknya.

perbedaan hepatitis akut dan kronisSaat ini Indonesia menempati urutan ke 3 jumlah penderita hepatitis terbanyak di Asia setelah Cina dan India.

Menurut Prof.dr.H. Ali Sulaiman Ph.D, SpPD, KGEH

Kenapa di Indonesia tinggi karena di dunia ini ada semacam distribusi geografis. Di Indonesia ini di atas 8% jadi cukup tinggi mungkin di rata – ratakan hasil penelitian terakhir itu 9,4 %jadi 1 dari penduduk itu menderita hepatitis B.

Virus hepatitis dapat tertular dan masuk ke tubuh melalui permukaan yang terjadi di kulit. atau bisa juga melalui proses transfusi darah atau melalui luka. Bagaimana penularannya?

Menurut Prof.dr.H. Ali Sulaiman Ph.D, SpPD, KGEH

Jadi kita bayangkan aja misal ada 10 orang itu 1, dan kita itu tidak tau kalau dia menderita hepatitis. Jadi kalau kita sharing bersama-sama, misalnya kebutuhan sikat gigi kita sikat gigi bersama – sama giginya biasanya berhubungan dengan darah terus misalnya kalau memakai handuk itu sebaginya yang privasi jangan dilakukan bersama – sama. Atau misalnya pakai cukuran, cukuran itu menimbulkan kemungkinan lecet dan kebetulan siletnya itu misalnya bekas penderita atau yang mengandung hepatitis B atau C bisa juga terjadi penularan.

Kebanyakan di asia virus hepatitis masuk melalui jalan lahir begitupun juga di Indonesia. Penularan yang dilakukan dari ibu yang positif terinfeksi hepatitis. Mengapa wanita lebih rentan terinfeksi hepatitis?

Menurut Prof.dr.H. Ali Sulaiman Ph.D, SpPD, KGEH

Sebenarnya yang laki – laki yang lebih banyak kena tapi tetapi dia bisa menulari kepada bayinya. Jadi oleh karena itu penting sekali wanita itu kalau hamil harus di cek. Pelaksanaan kalau bayi atau ibu yang hamil itu screening hepatitis B, jadi kalau diawasi hepatitis B nya dan nanti kalau waktu melahirkan si bayi itu segera di vaksinasi dalam waktu 12 jam untuk mencegah terjadi penularan. Penularan itu terjadinya pada waktu persalinan itu.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *